Rangkuman Mata Najwa - Telisik Temperatur Politik

Presiden Republik Indonesia , Jokowi, saat ini dianggap menjalani kebijakan partai bukan untuk kepentingan nasional.
Pidato Megawati dinilai salah dalam pemilihan istilah sehingga muncul kesalahpahaman, sehingga banyak yang berpresepsi bahwa  Jokowi yang sekarang sebagai Presiden masih dianggap menjalani tugas partai.
Presiden Jokowi saat ini bukan lagi petugas partai yang harus menjalani kebijakan partai melainkan seorang presiden yang harus menjalani kepentingan rakyat.
Sebaiknya Presiden Jokowi diwakafkan oleh partai untuk menjalani kepentingan nasional bukan untuk kepentingan partai karena itu sangat berbahaya, atau bahkan kemauan partai tidak sejalan dengan kemauan rakyat.
Survei membuktikan persepsi publik tentang pemerintahan yang sekarang menurun. Hasil Survei terbaru yaitu kepuasan publik terhadap presiden kurang dari 50%.
Survei tentang kepuasan publik terhadap DPR hanya 23 % , sementara DPD kepuasan publik dalam survei terbaru mencapai 26,9%.
Setidaknya hasil survei bisa dijadikan pelajaran oleh pemain politik untuk memperbaiki demokrasi kedepannya.

Presiden Republik Indonesia yang sekarang  bukan lagi petugas partai tapi pemimpin negara yang harus menjalani mandat rakyat. Presiden harus bekerja untuk kepentingan rakyat bukan menjalani kebijakan partai.
Previous
Next Post »